Negara Super Ngesot

Social Add comments

Mengapa judul tulisan ini Super Ngesot? Ya karena segala sesuatunya Ngesot di negeri ini. Mulai dari pengurusan ini itu, semua berjalan lambat. Pake duit baru ngacir. Semua sudah di-amin-in seperti suatu praktek yang biasa saja di negeri ini —terlepas siapapun diktatornya.

Apa yang aneh dari negeri ini? Pengurusan ini itu pake duit, sampe biaya parkir juga duitnya sudah pasti masuk ke kantong para pemegang sempritan, menunjukkan negara ini sudah doomed.

Saya kasih beberapa contoh: Import barang ke negeri ini sulitnya minta ampun. Ada beberapa klausul “aneh tapi sakti” yang mempersyaratkan “tidak boleh mengimpor Printer berwarna” = dengan alasan bisa dipakai untuk mencetak uang palsu? *ini aneh, pasal ini dipakai untuk semua jenis printer apa saja, regardless bahwa itu printer kecil untuk keperluan khusus…. –amien, rejeki buat para aparat.

Import barang-barang “telekomunikasi” pun mencakup area yang tidak masuk akal.. seperti setiap “Bluetooth dan WiFi” dianggap barang telekomunikasi yang memerlukan ijin khusus dari Deparpostel, yang pengurusan ijinnya setengah mampus, padahal hampir semua gadget elektronik memiliki 2 fitur itu sebagai kelengkapan standard. Aneh? Apa sih yang ga aneh di negeri ini.

Internet… akses internet di Indonesia termasuk yang menyedihkan. Terima kasih kepada PT.Telkom, sudah menyediakan akses internet “cukup murah” untuk ukuran Indonesia… dengan Speedy. begitu juga dengan FirstMedia. dll… namun koneksi 2Mbps dengan harga 1,3 juta rupiah/bulan itu masih jauh dari bisa dikatakan murah meriah. Koneksi standard 384kbps 200 ribu/bulan jauh dibandingkan negara lain. Butuh komparasi?

Virgin Media Broadband di UK (Inggris), menawarkan koneksi http://shop.virginmedia.com/broadband.html100Mbps hanya dengan 35 poundsterling sebulan (alias sama dengan backbone MetroLink Access Telkom antar kota-kota besar di Indonesia yang berharga berapa? ratusan juta/bulan?)…

Perbandingannya anda dapat mendonlot 700MB file (filem setara DVD movie compress) dalam waktu 60 detik di sana, sedangkan di Indonesia anda mungkin hanya bermimpi pengen download file sebesar itu, atau mendownload dengan kesabaran SUPEERRRR NGESOT dalam waktu seminggu atau lebih atau sekian hari tergantung nasib dan amalan anda.

Bagaimana kita mau bersaing? Banyak kok yang kita bisa bersaing di persaingan global ini.

1. Kesabaran orang Indonesia cukup tinggi. Karena biasa ngesot, mungkin profesi-profesi yang membutuhkan kesabaran tinggi patut dipertimbangkan apabila anda mempertimbangkan karir internasional.

2. Otak. Otak orang Indonesia memang terkenal mahal. Bukan karena sering dipake, tapi karena biasa ngesot jarang dipakai, laku keras dipasar internasional dengan harga lebih tinggi, karena nyaris seperti barang Brand New.

3. Kelebay-an. Ya jangankan rakyatnya. Menterinya saja jago lebay di twitter. Wajar mungkin, karena faktor no.2 atau memang karena internetnya disini hanya cukup buat ngelebay di fesbuk atau twitter.

Selamat ngesot saudara-saudaraku. Semoga lain kali Presidennya juga ga hoby ngesot. Kita sudah ketinggalan jauh. Masih diajak ngesot bareng. Mau apa coba?

15 Responses to “Negara Super Ngesot”

  1. idarmadi Says:

    Republik Ngesot

  2. adinoto Says:

    hahahaha baru juga bilang ngesot dah dapet iklan dipending comment

    Submitted on 2009/08/06 at 12:46 pm
    Kepada rekan-rekan yang membutuhkan koneksi internet yang murah dan berkualitas tinggi, perkenalkanlah
    PT (DISAMARKAN) sebagai authorized Internet Reseller dari M2Wave (Powered by SCBD Net) :

    Menawarkan :
    PAKET INTERNASIONAL DEDICATED 1:1 (SLA 98%) – BANDUNG
    – Internasional 128 Kbps, IIX 1 Mbps US$ 350 + 1 IP Public Static
    – Internasional 256 Kbps, IIX 1 Mbps US$ 450 + 1 IP Public Static
    – Internasional 512 Kbps, IIX 2 Mbps US$ 850 + 1 IP Public Static
    – Internasional 1 Mbps, IIX 2 Mbps US$ 1,300 + 1 IP Public Static
    – Internasional 10 Mbps IIX Unlimited US$ 9,500 + 5 IP Public Static

    =-> KOMEN:
    9500 dollar 10Mbps kang? Jiakakakaa…. bener-bener ngesot deh ngajak miskin tinggal di Indo

  3. idarmadi Says:

    Just for our info. Sudah hampir 1 bulan, pengiriman logistik ke Pontianak via laut lumpuh 90%. Karena ada sebuah kapal pengangkut semen tenggelam di muara sungai Kapuas. Total, mulai dari sembako, BBM, dan barang2 apapun tidak bisa keluar masuk dari Pontianak, kecuali via sungai kecil lainnya dan via udara.

    Padahal Pontianak adalah salah satu kota utama di Kalimantan dan merupakan urat nadi ke kota kota kecil lainnya.

    JADI MENGAPA BUTUH WAKTU HAMPIR 1 BULAN TAPI BELUM BERHASIL MENGEVAKUASI SEBUAH KAPAL KARAM??? Tanyalah pada para pemerintah Republik Ngesot.

    Catatan lain : KEMACETAN SEPANJANG 10+ KM DARI PELABUHAN MERAK MASIH TERJADI (HAMPIR 1 BULAN JUGA). (Kalo mo express, bisa pake jalur express…… wakakakakakakak )

  4. berto Says:

    mase ki lho nesa nesu wae

  5. adinoto Says:

    mase bertoo…. yen ra nesu arep digowo ngendi negerimu iki to mas… negeri ngesot bancakan rame2

  6. meiko Says:

    kemarin gw vaksin menigitis bayar 280 ribu, antrian ratusan orang beli nomer 50 ribu sama tukang sapu biar bisa jadi jalur ekspres. gw denger dari adik gw, ternyata biaya resminya cuman 175 ribu. dasar poliklinik ngesot

  7. adinoto Says:

    hehehehhee… selamat datang kembali ke negara ngesot kang 😀 … ternyata salah profesi ya… disini enakan jadi tukang sapu bwakakakaa…. apalagi calo negara :D… miris dengan nasib sodara2ku yg masih blon beruntung menikmati kemerdekaan yg katanya sudah 66 taon 🙁

  8. vicong Says:

    huehehe sebagai koreksi soal yg duit parkir ndak 100% masuk kantong tukang parkir, setor juga ke jeger setempat dan oknum perparkiran kalo sial, seorang tukang parkir di hayam wuruk Jakarta per hari setoran ke oknum perparkiran itu 150rebu per hari dan wajib itu kalo ndak siap2 diciduk dianggap parkir liar.

    Baca tulisan http://deniratno.wordpress.com/2009/08/12/the-way-we-do-things-around-here/

    ketawa tapi ketawa miris.

    @idarmadi: jangankan Kalimantan sono sekarang Merak aja udah antrian truk berkilo-kilo. Sebagai info banyak perusahaan Asuransi yg menjamin pengiriman barang via angkutan laut 2011 ini banyak yg udah prediksi loss ratio 100% dari premi.

  9. rinon Says:

    what can we do?.. what can we do?
    biar ngga ngesot bin sontoloyo gini
    *ngarep selama masih hidup bisa menyaksikan masa keemasan endonesia, klo ngga ya berharap anak-cucu sejahtera

  10. wolwol Says:

    negara ngesot dari yg terngesot di seluruh jagat ngesot 🙂
    ga jelas deh negara ini mau di bawa ke mana.
    semua harus ada duitnya 🙂

  11. Gadgetboi Says:

    ngesot … ngesot … hati-hati pak beye.. Ban botak, masuk jurang loh …

  12. argo utomo Says:

    Vote aa’ noto for president ajah lah klo bgt mah……(dah gak main klo vote for walikota bandung)

  13. adinoto Says:

    amien… siap dengan tangan besi? 😀

  14. adinoto Says:

    butuh revolusi dalam semua bidang.. yg kelihatannya belum terjadi sama sekali. pendekatan harus dari diri sendiri/keluarga, dan dari top down dari orang no.1 di negeri ini. semoga Sang Pencipta memberikan kekuatan u bangsa ini agar dapat berubah sifat dalam waktu tak lama lagi…

  15. Tukang Rambutan Says:

    Setuju dengan komen Mang Noto nomor 14 .. mulailah berkeluarga .. loh? hehehe

Leave a Reply

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in