Bulan Promosi Mac

Macintosh 3 Comments »

Saya mengadakan promosi Mac, sampai dengan 30 April 2012. Barang siapa berminat bisa menghubungi saya.

MacBook Air 11.6″ Intel i5 1.6GHz 2GB RAM 64GB (MC968) = Rp.9.799rb
MacBook Air 11.6″ Intel i5 1.6GHz 4GB RAM 128GB (MC969) = Rp.11.799rb
MacBook Air 13.3″ Intel i5 1.7GHz 4GB RAM 128GB (MC965) = Rp.12.799rb
MacBook Air 13.3″ Intel i5 1.7GHz 4GB RAM 256GB (MC966) = Rp.15.799rb

MacBook Pro 13.3″ Intel i5 2.4GHz/4GB RAM/500GB HDD (MD313) Thunderbolt = 11.799rb
MacBook Pro 13.3″ Intel i7 2.8GHz/4GB RAM/750GB HDD (MD314) Thunderbolt = 14.799rb

MacBook Pro 15.4″ Intel Quad i7 2.2GHz/4GB RAM/500GB HDD/ATI 6750M 512MB (MD318) Thunderbolt = Rp.17.799rb
MacBook Pro 15.4″ Intel Quad i7 2.4GHz/4GB RAM/750GB HDD/ATI 6770M 1GB (MD322) Thunderbolt = Rp.21.799rb
MacBook Pro 17″ Intel Quad i7 2.4GHz/4GB RAM/750GB HDD/ATI 6770M 1GB (MD311) Thunderbolt = Rp.24.799rb

iMac 21.5″ Intel i5 2.5GHz 4GB RAM 500GB HDD Radeon 6750M (MC309) = Rp.11.999rb
iMac 21.5″ Intel i5 2.7GHz 4GB RAM 1TBB HDD Radeon 6770M (MC812) = Rp.14.999rb
iMac 27″ Intel i5 2.7GHz 4GB RAM 1TBB HDD Radeon 6770M (MC813) = Rp.16.999rb
iMac 27″ Intel i5 3.1GHz 4GB RAM 1TBB HDD Radeon 6970M (MC814) = Rp.19.999rb

MacPro (CPU Only) Intel Quad 2.8GHz 3GB RAM 1TB HDD (MC560) = Rp.25.999rb
MacPro (CPU Only) Intel 8 Core 2.4GHz 6GB RAM 1TB HDD (MC561) = Rp.35.999rb
MacPro (CPU Only) Intel Quad 2.8GHz 8GB RAM 2x1TB HDD = Rp.30.999rb

HP: 08552181888
Yahoo Messenger: macnoto@yahoo.com

Barang adalah barang resmi, bergaransi resmi dari Apple Indonesia dan Internasional, dan BNIB (Brand New In the Box). Saya cuma sedang promosi saja… Ingat berlaku Limited Time Only!! DEALERS ARE WELCOME!!

Repost: Belajar Menghitung Inflasi dari James Bond Index :P

Social 1 Comment »

Berikut adalah Postingan Juni 2011, untuk refleksi kita bersama:

Tadi malam setelah memperoleh film James Bond classic “From Russia With Love” dalam format HD 720p, saya sebagai generasi tanggung (SEGA kata anak sekarang = semi gadun) kenal generasi pertama film ini jaman Roger Moore, iseng liat tabel film-film James Bond sepanjang masa. Bond sebagai novel Ian Fleming yang pertama ditulis pada tahun 1953, termasuk film yang laris manis sekuelnya sehingga dibintangi oleh 6 aktor sejak film debut pertamanya “Dr. NO” pada tahun 1963.

Full size Image diatas dari wikipedia dapat diunduh pada link berikut.

Saya tertarik pada bagian notes berikut:

* All figures are in US Dollars[44]
† Figures are inflated to 2008 dollars as of 24 March 2008 figures based on the Consumer Price Index.

Hmm… berarti lebih kurang bisa dipake untuk menghitung rata-rata besaran Inflasi di Amerika dong? Consumer Price Index… ok, coba kita hitung dari besaran yang dicantumkan Wikipedia untuk adjustment perolehan film James Bond sepanjang masa:


James Bond index… Inflation rate based on Consumer Price Index.

Hmm berarti uang US dollar tahun 1962 di Amerika nilainya lebih kurang 7 kali lipat dollar sekarang. Artinya uang US dollar sekarang nilainya 700 persen lebih rendah dibanding uang US dollar pada tahun 1962.

Nah penasaran bagaimana di Indonesia?
Pada tahun 1980 ketika saya TK (Taman Kanak-Kanak), oleh orang tua saya, kakak saya dibekali 25 rupiah yang cukup untuk membeli 2 piring lontong sayur (yang satu 10 rupiah-an, yang satu 15 rupiah-an).

Menilik sekarang rata-rata jajanan begituan 7.000 rupiah – 8.000 rupiah maka nilainya 700-800 kali lebih mudorat dibandingkan pada tahun 1980 (70.000-80.000 persen). Bagaimana dengan tahun 1962 seperti di masa film James Bond Dr.NO? Duh saya sih belon lahir ya, mungkin ada generasi gadun beneran yang mau sharing cerita? Yang jelas pada tahun 1966 kita pernah melakukan pemotongan 3 angka nol (1,000 rupiah jadi 1 rupiah)… nah bandingkan saja nilainya (berarti 700.000 kali lebih mudorat atau 70.000.000 persen)… hehehee… Dasar negara abal-abal hehehee…

Masih percaya dengan angka BPS (Biro Pusat Statistik) yang menyatakan rata-rata inflasi kita perbulan kurang dari 1 persen? Yeah rite… Seperti halnya pemerintah ini menyatakan Masyarakat miskin di Indonesia itu yang berpenghasilan dibawah 210.000 rupiah/bulan. Jadi kalo anda berpenghasilan 215 ribu sebulan anda tidak termasuk miskin di negeri ini.

Wahdalah!

Repost: Pandangan Saya Seputar Kenaikan BBM (Menaikkan Harga BBM = Tidak Mampu Memanage Keuangan Negara!)

Social 8 Comments »

Menilik satu komen baru pada posting tua saya di tahun 2008 (11-05-2008) http://adinoto.org/?p=687 mengingatkan saya pada kenyataan bahwa posting lama tersebut masih diminati pengunjung dengan rata-rata komentar pada posting tersebut diatas biasanya pada blog saya (70 komen), dimana memang blog saya ini bukan blog populer umum, tapi lebih ke arah blog spesifik teknologi dan geek dan per-apel-an.

Mengingat bahwa momentum rencana keputusan kenaikan harga BBM pada 1 April 2012 ini (4 tahun setelah posting tersebut) mencerminkan kenyataan bahwa pemerintah juga plin-plan dalam mengambil keputusan. Hampir semua keputusan yang strategis diambangkan, dan waktu berlalu, kita jadi tua, solusi tidak tercapai, dan pada akhirnya kita semua mati. Apa fungsi pemimpin disini? Sungguh jadilah anda pemimpin yang baik, yang dapat mengimami rakyat anda, karena ditangan anda terletak nasib 250 juta rakyat Indonesia.

Berikut posting lama tersebut jadi tertarik saya REPOST ulang:

Pemerintah akan menaikkan harga BBM. Biarpun Presiden SBY sudah menyatakan tahun lalu bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM, kenyataannya mau ga mau pemerintah menjilat omongannya sendiri tahun ini dengan solusi HARUS Menaikkan harga BBM.

Pemerintah dengan rajinnya me”sosialisasikan” via media televisi dan lain-lain bahwa konon “Yang menikmati subsidi BBM itu adalah masyarakat mampu”. Beberapa kali pejabat teras negeri ini menyatakan “Loh yang naik mobil ini orang mampu kan?”. Ajaib serasa saya harus mendengarkan ocehan orang tua mutlak ke anak kecil.

Ini agak aneh. Negara ini adalah PRODUSEN MINYAK. Kita memproduksi minyak lebih kurang 1 juta barrel per hari (Setara dengan harga minyak dipasaran hari ini yaitu 120-an dollar se barrel berarti setara dengan lebih kurang 1,150,000,000,000 rupiah per hari). Pembenaran bahwa kita adalah produsen minyak mentah tapi bukan produsen minyak jadi (siap dipergunakan) adalah sama dengan buang body, lah salah sendiri kenapa sudah dikasih waktu sekian lama malah ga pernah mau mengolah sendiri? Lebih aneh lagi adalah tahun 70an ketika harga minyak meroket karena perang Timur Tengah, kita justru menikmati Petro Dollar. Loh kondisi yang sama sekarang kok kita sama sekali ga menikmati hasil produksi minyak kita?

Para pakar dan eksekutif di pemerintahan bisa bilang bahwa kita kekurangan alokasi APBN, bahwa APBN mengasumsikan subsidi minyak di harga 80 dollar per barrel (yang pada kenyataannya sekarang di kisaran 120 dollaran), nah yang pernah dipikirin para pejabat itu apa sih? Apakah tidak ada pilihan lain??

Jangan-jangan memang pemerintah tidak pernah mikirin dan nonton film Dave (1993). Salah satu adegan di film Dave adalah ketika Charles Grodin berhasil mengalihkan alokasi pengentasan dan pendidikan buat orang-orang tak memiliki rumah dan anak jalanan lain. Pak SBY blon nonton? Saya saranin wajib nonton buat semua anggota kabinet biar keluar lagi hati nuraninya Pak!

Ketika harga BBM dinaikan, para pejabat sih ga masalah meng-adjust pendapatannya. Pernah kepikiran ga pak dampak kenaikan pangan di masyarakat bawah? Makan warteg udah ga bisa dibawah 10 ribu rupiah lagi, dan dijamin makin banyak masyarakat makan nasi aking!

Jual MacBook Pro 15″ Unibody Mulus… Sapa Cepat Dia dapat…

Uncategorized 9 Comments »

Buat yang butuh MacBook Pro 15″ Unibody (Keyboard sudah hitam, body sudah CNC, layar sudah LED), berikut saya mau iklan jual MacBook Pro 15″ mulus:

MacBook Pro 15″ Core 2 Duo 2.4GHz
VGA Dual NVIDIA 9400M dan 9600M GT 256MB
8GB DDR3 RAM (Maknyusss)
250GB Hard Disk (gampang bisa diupgrade sendiri/diupgradin)
DVDRW SuperDrive
15″ LED tajam 1440×900 (resolusi nyaman banget)
Batere cycle rendah 40 Masih baru
Masih ada dusnya
FireWire 800 dan Mini DisplayPort
Masih ada ExpressCard/34 Slot, Cocok buat yang masih nyari Mac untuk keperluan khusus seperti Card Capture Matrox, atau USB 3.0 Card… *Mac sekarang cuma ada SD Card untuk memory slot removable saja.
Mac OS X Lion 10.7.3 ato Mac OS X Snow Leopard 10.6.8

Berikut penampakannya:

Unit dalam keadaan mulus tanpa bekas penyot sama sekali. Unit dalam keadaan baik dan sehat.

Unit mulus dan sehat. Sangat layak dipergunakan untuk kebutuhan harian seperti Internet, Office Use, atau Photoshop editing juga masih lincah sekali dengan spesifikasi ini, apalagi RAM nya sudah maknyusss 8GB.

Berikut penampakan slot ExpressCard/34 yang masih ada di seri MacBook Pro 15″ ini. Slot ini dibutuhkan untuk ekspansi professional user seperti USB 3.0 ato card capture khusus seperti Black Magic, Matrox, dsb.

Dus nya masih ada, agak lecek, tapi masih ada dusnya.

Silahkan… Sapa cepat dia dapat… Harga murah Rp.8.800.000,- Sebagai referensi MacBook Pro 15″ ini harga barunya sekarang Rp.18.800.000 yang Quad i7 2.2GHz dan RAM hanya 4GB dan Hard Disk 500GB, dan Rp.22.000.000 lebih yang Quad i7 2.4GHz dan RAM hanya 4GB dan Hard Disk 750GB.

Kalo penggunaan harian office, dan internet… ga beda lah sama yang harganya 2 kali lipat kayak gitu!

Sayang anak-sayang anak hahahahaa… *kaboor :D
Sapa cepat dia dapat Call 08552181888 / 0817218818
BCA 2331033113 Adinoto A Kadir
Mandiri 1310000088098 Adinoto A Kadir

Jadi BBM akan Naik, Now What?

Uncategorized 14 Comments »

Jero Wacik, a.k.a Pemerintah akhirnya mengumumkan rencana kenaikan BBM. Pengumuman ini akhirnya berarti Pemerintah harus menelan ludah dan janji sendiri untuk tidak menaikkan BBM pada tahun 2012 dalam Undang Undang APBN 2012.

Ok Now What? Seribu satu suara bisa berdebat kusir sebenarnya BBM di Indonesia itu harusnya naik apa tidak? Berapa harga pantasnya. Dan obrolan para “orang pinter” di negeri ini disela-sela Sinetron yang “membodohkan” rakyat.

Saya sendiri cuma ingin berbagi pandangan sebagai berikut:

1). Pemerintah SBY adalah Pemerintahan yang lemah dalam konteks pengambilan keputusan. Walaupun didukung mayoritas suara penduduk dalam pemilihan langsung pertama yang terbuka, tapi cerita kenaikan BBM ini kayak wayang 1001 malam yang ga ada habisnya. Sudah bertahun-tahun ini kita dengar “Naik… Nggak Jadi Naik… Naik… Nggak Jadi Naik”… Pak mohon maaf. Make up your mind!

2). Jadi apakah BBM di Indonesia itu mahal ato murah sih sebenarnya?
Obrolan ini ga penting. Ini semua masalah keberpihakan kepada rakyat. Mau dibikin 1,000 seliter mau dibikin 10,000 per liter, ato berapa kek, ga penting. Nah Indonesia itu sebenarnya produsen minyak surplus ato bukan? Ya, kita memproduksi mungkin (para data-wan silahkan share-lah disini) 700,000 – 1 juta barrel per hari. Kita mengkonsumsi BBM kira-kira 1,1-1,3 juta barrel per hari. Jadi mungkin kita defisit (silahkan Pak Kwik Kian Gie, dan rekan-rekan yang punya data ini, share).

3). Bahan bakar di Indonesia itu berkualitas rendah.
Yang diributin disubsidi itu kan Premium. Penggunaan namanya saja sudah typical Pemerintah. PREMIUM = standard yang lebih tinggi (ref 1) Nah disebut Premium tapi Oktannya justru dibawah yaitu hanya 88. Sedangkan di luar negeri semua BBM distandarkan dengan RON95 alias beroktan 95. Bahkan Pertamax juga hanya 92. Hanya Pertamax Plus yang standar nya memenuhi BBM di pasaran dunia yaitu 95.

4). Sebenarnya berapa sih harga BBM di luar negeri?
Pernah saya tulis di sini (klik here) kalo BBM di negara lain (yang beroktan 95 alias setara dengan Pertamax Plus) sebagai berikut:

Brunei: 0.39 dolar/liter = Rp.3.549/liter (asumsi 1 dollar = 9100 rupiah)
Bahrain: 0.27 dolar/liter = Rp.2.457/liter
Qatar: 0.22 dolar/liter = Rp.2.002/liter
Venezuela: 0.023 dolar/liter = Rp.209/liter
Amerika Serikat: 0.734 dolar/liter = Rp.6.679/liter

Referensi lain (klik disini)

Nah apakah negara di atas itu semua surplus minyak? Amerika ga tuh. Tiap hari mereka mengkonsumsi lebih dari 10 juta barrel. Dan itu defisit.

5. Jadi yang paling penting apa sih sebenarnya dalam penetapan harga BBM?
Ya sekali lagi itu sih kebijakan Pemerintah. Yang ga ada hubungannya sebenarnya dengan Pelintiran Media yang disering dipergunakan Pemerintah sebagai Propaganda (BBM bersubsidilah, BBM bersubsidi hanya layak untuk masyarakat miskinlah)… Yaelah, APBN kita setiap tahun meningkat jadi 1500 Trilyun Rupiah (alias 1,500,000,000,000,000 rupiah). Nah Besaran “subsidi” bensin yang diribut-ributin itu sampe berapa sih? 10 Trilyun? 40 Trilyun? 100 Trilyun? (Datawan silahkan ribut disini. Daripada ribut, sharing data sajalah kepada kita-kita disini rakyat Indonesia yang masih awam dan selalu diterbelakangkan dengan acara-acara sinetron.

Nah Pemerintah sendiri tidak pernah punya konsep soal Transportasi Publik yang layak. Motor sebagai salah satu virus penyakit kepadatan lalu lintas adalah bentuk “Publik Yang Mengupayakan Transportasi, bukan solusi Transportasi Publik”, semua orang pake motor ujung-ujungnya ya penyerapan BBM lebih boros juga.

Nah UMR Indonesia apa mau dibandingkan dengan negara-negara diatas? Silahkan. Wong di kita saja masih bicara 1,5-2 juta rupiah sebulan sekeluarga harus cukup, blon ditambah kenaikan TDL Listrik, kenaikan biaya hidup terkait gara-gara kenaikan BBM, gmana ga teriak jadi warga negara Indonesia? Makan di Indonesia saja lebih mahal daripada di negara jiran. Belon ditambah standar kebersihan dan kualitas dan kuantitas makanan bermutunya pun jauh dibandingkan harga yang sama. So Now What?

Ya mau bilang apa lagi… beginilah nasib jadi rakyat di Negara yang alamnya kaya raya tapi habis dirampok sama wakil rakyatnya sendiri.

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in