<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pandangan Saya Seputar Kenaikan BBM (Menaikkan Harga BBM = Tidak Mampu Memanage Keuangan Negara!)</title>
	<atom:link href="http://adinoto.org/?feed=rss2&#038;p=687" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adinoto.org/?p=687</link>
	<description>Rebuilding Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 14:14:18 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: genthokelir</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-166649</link>
		<dc:creator>genthokelir</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 03:55:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-166649</guid>
		<description>salam kenal AA
dalam menyikapi hal tersebut memang saya setuju dengan management
jadi siapkah ?
dan seberapa siapkah kita menghadapi krisis dan gejolaknya
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal AA<br />
dalam menyikapi hal tersebut memang saya setuju dengan management<br />
jadi siapkah ?<br />
dan seberapa siapkah kita menghadapi krisis dan gejolaknya<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seberapa Siapkah Kita ? &#171; Gunung kelir&#8217;s Weblog</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-166647</link>
		<dc:creator>Seberapa Siapkah Kita ? &#171; Gunung kelir&#8217;s Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 03:50:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-166647</guid>
		<description>[...] 7, 2008 by kambingkelir     Kenaikan Harga BBM yang menjulang dan di ikuti assesories lain yang ikut naik seperti angka frustrasi karena desakan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] 7, 2008 by kambingkelir     Kenaikan Harga BBM yang menjulang dan di ikuti assesories lain yang ikut naik seperti angka frustrasi karena desakan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hugo chavez</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-161848</link>
		<dc:creator>hugo chavez</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 11:21:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-161848</guid>
		<description>kisruh harga BBM rakyat jd bingung.versi ICP(indonesia crude price),pasar spot singapura  harga minyak kt berkisar 80-90 d0llar.pemerintah ngaku memberikan subsidi,sementara kasus pembelian minyak oleh pertamina untuk konsumsi dalam negeri dgn broker singapura harganya ga nyampe 90 dollar.jd  bikin bingung publik.yg benar nasionalisasikan industri strategis.contoh venezuela,premium Rp 400,- UMR 3,8 jt.Tanyakan  kenapa???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kisruh harga BBM rakyat jd bingung.versi ICP(indonesia crude price),pasar spot singapura  harga minyak kt berkisar 80-90 d0llar.pemerintah ngaku memberikan subsidi,sementara kasus pembelian minyak oleh pertamina untuk konsumsi dalam negeri dgn broker singapura harganya ga nyampe 90 dollar.jd  bikin bingung publik.yg benar nasionalisasikan industri strategis.contoh venezuela,premium Rp 400,- UMR 3,8 jt.Tanyakan  kenapa???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teguh Aditya</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-160992</link>
		<dc:creator>Teguh Aditya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 08:57:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-160992</guid>
		<description>wuihh banyak bener yang komen..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wuihh banyak bener yang komen..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayayl</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-160238</link>
		<dc:creator>ayayl</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 03:25:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-160238</guid>
		<description>saya ga setuju banget dengan kenaikan bbm ni. Alasannya, kalau harga bbm naik makan angkutan umum pun  akan menaikan tarifnya. Berawal dari itu harga bahan pokok di pasaran pun akan naik. Siapa coba yang akan sengsara? Rakyat kecil kan? Anak sekolah pun terkena dampaknya, angkutan naik, harga makanan naik, namum orang tua mereka tak mampu menambah uang saku mereka. Akan lebih bamyak anak yang putus sekolah hanya gara-gara orang tua mereka tidak mampu memberi anak mereka uang saku lebih. Ok! mungkin bagi mereka yang berangkat sekolah cukup dengan berjalan kaki/naik sepeda, kenaikan bbm tak menjadi masalah. Tapi mereka-mereka yang harus naik angkutan umum untuk dapat sampai ke sekolah, itu menjadi masalah yang lumayan rumit. Dari pada menghilangkan subsidi bbm dan membagi-bagikan uang subsidi tersebut kepada rakyat kecil yang mungkin tak akan efektif karena dana tersebut tidak sampai pada orang-orang yang pantas mendapat uang tersebut. Atau malah uang yang untuk rakyat tersebut tidak sampai kepada rakyat kecil. Belum lagi nanti dalam pembagiannya pasti akan ada kericuha-kericuhan. Andai uang tersebut dialokasikan untuk membuka lapangan kerja, mungkin akan lebih bermanfaat. Atau untuk biaya pendidikan, sehingga anak-anak negeri ini tidak ada yang putus sekolah. Semua ank-anak negeri ini akan mengenyam pendidikan semua, jadi negeri ini terbebas dari keterpurukan pendidikan. Bisa dibilang 1 masalah terpecahkan. Masalah hutang negara yang begitu besar dan sampai sekarang belum lunas-lunas, bahkan terus bertambah. Andai milyader-milyader negeri ini mau menyumbangkan sebagian uang mereka untuk melunasi hutang negara, pastilah dari dulu-dulu negeri kita tercinta ini akan terbebas dari hutang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya ga setuju banget dengan kenaikan bbm ni. Alasannya, kalau harga bbm naik makan angkutan umum pun  akan menaikan tarifnya. Berawal dari itu harga bahan pokok di pasaran pun akan naik. Siapa coba yang akan sengsara? Rakyat kecil kan? Anak sekolah pun terkena dampaknya, angkutan naik, harga makanan naik, namum orang tua mereka tak mampu menambah uang saku mereka. Akan lebih bamyak anak yang putus sekolah hanya gara-gara orang tua mereka tidak mampu memberi anak mereka uang saku lebih. Ok! mungkin bagi mereka yang berangkat sekolah cukup dengan berjalan kaki/naik sepeda, kenaikan bbm tak menjadi masalah. Tapi mereka-mereka yang harus naik angkutan umum untuk dapat sampai ke sekolah, itu menjadi masalah yang lumayan rumit. Dari pada menghilangkan subsidi bbm dan membagi-bagikan uang subsidi tersebut kepada rakyat kecil yang mungkin tak akan efektif karena dana tersebut tidak sampai pada orang-orang yang pantas mendapat uang tersebut. Atau malah uang yang untuk rakyat tersebut tidak sampai kepada rakyat kecil. Belum lagi nanti dalam pembagiannya pasti akan ada kericuha-kericuhan. Andai uang tersebut dialokasikan untuk membuka lapangan kerja, mungkin akan lebih bermanfaat. Atau untuk biaya pendidikan, sehingga anak-anak negeri ini tidak ada yang putus sekolah. Semua ank-anak negeri ini akan mengenyam pendidikan semua, jadi negeri ini terbebas dari keterpurukan pendidikan. Bisa dibilang 1 masalah terpecahkan. Masalah hutang negara yang begitu besar dan sampai sekarang belum lunas-lunas, bahkan terus bertambah. Andai milyader-milyader negeri ini mau menyumbangkan sebagian uang mereka untuk melunasi hutang negara, pastilah dari dulu-dulu negeri kita tercinta ini akan terbebas dari hutang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edwin</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-159602</link>
		<dc:creator>edwin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 00:56:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-159602</guid>
		<description>kalo membaca komenter2 di atas, walaupun teuteup ada pro kontra untuk subsidi BBM, seperti-nya permasalahan utama yg lain (selain harga minyak dunia yg terus meroket) adalah pembenahan administrasi negara, pemberantasan korupsi dll termasuk penghematan di segala sektor serta efektivitas penyaluran dana ke masyarakat dll...maksud-nya nggak melulu harus mengurangi subsidi BBM (walaupun itu termasuk salah satu opsi)...

penjelasan Mas Baskoro amat-lah efektif untuk pengertian pembengkakan APBN seandainya subsidi terus dilakukan...lama2 bisa bangkrut negeri ini kalo BBM di-subsidi terus...pengurangan subsidi bisa jd ajang pembelajaran untuk segala lapisan masyarakat asal segala aspek pengejawantahan-nya dilakukan dgn tepat...

Re. Brunei.
IMO, kebiasaan masyarakat Brunei nggak bisa di-sama-in dgn masyarakat Indonesia...se-pendek pengetahuan saya, Pemerintah Brunei mengalami kesulitan untuk mencari tenaga kerja kasar (buruh bangunan dkk-nya)...kenapa...? karena masyarakat sana sudah cenderung terlalu merasa nyaman dgn kondisi negeri-nya...kalo nggak salah di sana sudah serba nyaman, masyarakat nggak perlu keluar banyak biaya hidup...walhasil, Pemerintah Brunei lebih banyak ngambil tenaga kerja antara lain dr Indonesia &amp; Philipinnes...

Re. minyak Indonesia dikuasai asing...?
sebener-nya memang ada banyak perusahaan asing yg menjadi kontraktor di banyak lapangan minyak di Indonesia...tapi itu semua ada yg mengawasi yaitu BPMigas...semua aktivitas kontraktor harus sepengetahuan dan persetujuan BPMigas...dan untuk Hydrocarbon yg di-hasilkan, nggak semua lari ke perusahaan asing itu...Indonesia jg dapet kok bagian-nya...nggak herhan kan sekarang se-tingkat Kabupaten aja pada ngotot minta bagian...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo membaca komenter2 di atas, walaupun teuteup ada pro kontra untuk subsidi BBM, seperti-nya permasalahan utama yg lain (selain harga minyak dunia yg terus meroket) adalah pembenahan administrasi negara, pemberantasan korupsi dll termasuk penghematan di segala sektor serta efektivitas penyaluran dana ke masyarakat dll&#8230;maksud-nya nggak melulu harus mengurangi subsidi BBM (walaupun itu termasuk salah satu opsi)&#8230;</p>
<p>penjelasan Mas Baskoro amat-lah efektif untuk pengertian pembengkakan APBN seandainya subsidi terus dilakukan&#8230;lama2 bisa bangkrut negeri ini kalo BBM di-subsidi terus&#8230;pengurangan subsidi bisa jd ajang pembelajaran untuk segala lapisan masyarakat asal segala aspek pengejawantahan-nya dilakukan dgn tepat&#8230;</p>
<p>Re. Brunei.<br />
IMO, kebiasaan masyarakat Brunei nggak bisa di-sama-in dgn masyarakat Indonesia&#8230;se-pendek pengetahuan saya, Pemerintah Brunei mengalami kesulitan untuk mencari tenaga kerja kasar (buruh bangunan dkk-nya)&#8230;kenapa&#8230;? karena masyarakat sana sudah cenderung terlalu merasa nyaman dgn kondisi negeri-nya&#8230;kalo nggak salah di sana sudah serba nyaman, masyarakat nggak perlu keluar banyak biaya hidup&#8230;walhasil, Pemerintah Brunei lebih banyak ngambil tenaga kerja antara lain dr Indonesia &amp; Philipinnes&#8230;</p>
<p>Re. minyak Indonesia dikuasai asing&#8230;?<br />
sebener-nya memang ada banyak perusahaan asing yg menjadi kontraktor di banyak lapangan minyak di Indonesia&#8230;tapi itu semua ada yg mengawasi yaitu BPMigas&#8230;semua aktivitas kontraktor harus sepengetahuan dan persetujuan BPMigas&#8230;dan untuk Hydrocarbon yg di-hasilkan, nggak semua lari ke perusahaan asing itu&#8230;Indonesia jg dapet kok bagian-nya&#8230;nggak herhan kan sekarang se-tingkat Kabupaten aja pada ngotot minta bagian&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adinoto</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-158417</link>
		<dc:creator>adinoto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 11:18:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-158417</guid>
		<description>#  solihin Says:
May 18th, 2008 at 9:45 am

seharusnya pemerintah memsubsidi orang-orang yang sudah mampu menemukan bahan bakar minyak alternatip sehingga secara langsung dapat membantu rakyat kecil. jangan cuma ngomong doang

=&gt; Toel kang. Kalo kita buka juga free energy nanti takut diculik pula :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#  solihin Says:<br />
May 18th, 2008 at 9:45 am</p>
<p>seharusnya pemerintah memsubsidi orang-orang yang sudah mampu menemukan bahan bakar minyak alternatip sehingga secara langsung dapat membantu rakyat kecil. jangan cuma ngomong doang</p>
<p>=&gt; Toel kang. Kalo kita buka juga free energy nanti takut diculik pula <img src='http://adinoto.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adinoto</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-158416</link>
		<dc:creator>adinoto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 11:18:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-158416</guid>
		<description>#  masliliks Says:
May 19th, 2008 at 6:02 pm

subsidi bbm bukan buat rakyat. subsidi itu dibayarken ke penjuwal minyak, sehingga menutupi kekurangan saldo keuntungannya apabila minyak itu dijuwal ke luar negri. si penjuwal minyak sekarang ini getol menjuwal sumur2 minyaknya ke perusahaan laen, yang pada gilirannya membawa minyak itu untuk disuling di negara tetangga, trus si penjuwal minyak membeli minyak sulingan itu, tengtu dengan harga internasional.nah, agar bisa harganya ditekan didalem negri, si penjuwal minyak mintak pemerintah yang nombokin. ngitungnya pun per gerobak minyak yang keluar dari pangkalan.lha iya kalo grobak itu nyampe ke konsumen. kalo mampir dulu ke pabrik?
pihak lain, apa iya semua pabrik mau beli minyak seri AB seharga dua kali lipat dari minyak seri AB yang dijual eceran kepada mobil/motor?
CMIIW

=&gt; Bahasanya bagus banget kan :D Penuh kiasan :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#  masliliks Says:<br />
May 19th, 2008 at 6:02 pm</p>
<p>subsidi bbm bukan buat rakyat. subsidi itu dibayarken ke penjuwal minyak, sehingga menutupi kekurangan saldo keuntungannya apabila minyak itu dijuwal ke luar negri. si penjuwal minyak sekarang ini getol menjuwal sumur2 minyaknya ke perusahaan laen, yang pada gilirannya membawa minyak itu untuk disuling di negara tetangga, trus si penjuwal minyak membeli minyak sulingan itu, tengtu dengan harga internasional.nah, agar bisa harganya ditekan didalem negri, si penjuwal minyak mintak pemerintah yang nombokin. ngitungnya pun per gerobak minyak yang keluar dari pangkalan.lha iya kalo grobak itu nyampe ke konsumen. kalo mampir dulu ke pabrik?<br />
pihak lain, apa iya semua pabrik mau beli minyak seri AB seharga dua kali lipat dari minyak seri AB yang dijual eceran kepada mobil/motor?<br />
CMIIW</p>
<p>=&gt; Bahasanya bagus banget kan <img src='http://adinoto.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Penuh kiasan <img src='http://adinoto.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masliliks</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-158415</link>
		<dc:creator>masliliks</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 11:02:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-158415</guid>
		<description>subsidi bbm bukan buat rakyat. subsidi itu dibayarken ke penjuwal minyak, sehingga menutupi kekurangan saldo keuntungannya apabila minyak itu dijuwal ke luar negri. si penjuwal minyak sekarang ini getol menjuwal sumur2 minyaknya ke perusahaan laen, yang pada gilirannya membawa minyak itu untuk disuling di negara tetangga, trus si penjuwal minyak membeli minyak sulingan itu, tengtu dengan harga internasional.nah, agar bisa harganya ditekan didalem negri, si penjuwal minyak mintak pemerintah yang nombokin. ngitungnya pun per gerobak minyak yang keluar dari pangkalan.lha iya kalo grobak itu nyampe ke konsumen. kalo mampir dulu ke pabrik?
pihak lain, apa iya semua pabrik mau beli minyak seri AB seharga dua kali lipat dari minyak seri AB yang dijual eceran kepada mobil/motor? 
CMIIW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subsidi bbm bukan buat rakyat. subsidi itu dibayarken ke penjuwal minyak, sehingga menutupi kekurangan saldo keuntungannya apabila minyak itu dijuwal ke luar negri. si penjuwal minyak sekarang ini getol menjuwal sumur2 minyaknya ke perusahaan laen, yang pada gilirannya membawa minyak itu untuk disuling di negara tetangga, trus si penjuwal minyak membeli minyak sulingan itu, tengtu dengan harga internasional.nah, agar bisa harganya ditekan didalem negri, si penjuwal minyak mintak pemerintah yang nombokin. ngitungnya pun per gerobak minyak yang keluar dari pangkalan.lha iya kalo grobak itu nyampe ke konsumen. kalo mampir dulu ke pabrik?<br />
pihak lain, apa iya semua pabrik mau beli minyak seri AB seharga dua kali lipat dari minyak seri AB yang dijual eceran kepada mobil/motor?<br />
CMIIW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: solihin</title>
		<link>http://adinoto.org/?p=687&#038;cpage=2#comment-158172</link>
		<dc:creator>solihin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 02:45:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adinoto.org/?p=687#comment-158172</guid>
		<description>seharusnya pemerintah memsubsidi orang-orang yang sudah mampu menemukan bahan bakar minyak  alternatip sehingga secara langsung dapat membantu rakyat kecil. jangan cuma ngomong doang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seharusnya pemerintah memsubsidi orang-orang yang sudah mampu menemukan bahan bakar minyak  alternatip sehingga secara langsung dapat membantu rakyat kecil. jangan cuma ngomong doang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
